A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

PBB: 7.667 Migran Meninggal atau Hilang Sepanjang 2025 - Ntvnews.id

PBB: 7.667 Migran Meninggal atau Hilang Sepanjang 2025

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Feb 2026, 15:56
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Pengungsi Sudan menunggu untuk naik bus untuk kembali ke Sudan di Kairo, Mesir pada Kamis 13 April 2025. ANTARA/Xinhua/Ahmed Gomaa Pengungsi Sudan menunggu untuk naik bus untuk kembali ke Sudan di Kairo, Mesir pada Kamis 13 April 2025. ANTARA/Xinhua/Ahmed Gomaa (Antara)

Ntvnews.id

, New York - Sebanyak 7.667 orang dilaporkan meninggal dunia atau hilang di berbagai rute migrasi di seluruh dunia sepanjang 2025. Data tersebut disampaikan Juru Bicara Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Stephane Dujarric dalam taklimat harian pada Kamis, 26 Februari 2026, dengan mengutip laporan Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM).

Dalam keterangannya kepada wartawan, Dujarric menegaskan bahwa jalur laut masih menjadi salah satu rute paling berbahaya bagi para migran yang mencoba menyeberang antarnegara.

Baca Juga: AS Hentikan Pemrosesan Visa Imigran dari 75 Negara, Ada Negara Tetangga RI

Sedikitnya 2.185 orang dilaporkan meninggal atau hilang di Laut Mediterania.

Sementara itu, 1.214 orang lainnya mengalami nasib serupa saat menempuh rute penyeberangan dari Afrika Barat melalui Samudra Atlantik menuju Kepulauan Canary.

Meski angka tersebut menunjukkan penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, Dujarric mengingatkan bahwa jumlah korban sebenarnya kemungkinan jauh lebih besar dari yang tercatat secara resmi.

Berdasarkan data IOM, jumlah kematian migran pada 2025 memang lebih rendah dibandingkan hampir 9.200 kematian yang terdokumentasi pada 2024.

Namun, risiko tinggi dalam perjalanan migrasi lintas negara tetap menjadi perhatian serius komunitas internasional.

Baca Juga: AS Tangkap Lebih dari 480.000 Imigran Ilegal Sejak Trump Menjabat

(Sumber: Antara)

x|close