A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Mahasiswa Mau Demo Mabes Polri, Ribuan Polisi Dikerahkan-Penyekatan Dilakukan - Ntvnews.id

Mahasiswa Mau Demo Mabes Polri, Ribuan Polisi Dikerahkan-Penyekatan Dilakukan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Feb 2026, 12:52
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Ilustrasi Polisi Tahan Demo di Kwitang Ilustrasi Polisi Tahan Demo di Kwitang (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Elemen mahasiswa akan berunjuk rasa di depan Gedung Markas Besar (Mabes) Polri, Jakarta Selatan hari ini. Hal itu buntut tewasnya siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Maluku Tenggara, Arianto Tawakal, di tangan oknum Brimob yang kini telah dipecat, Bripda Mesias Siahaya.

Berdasarkan informasi, ratusan hingga ribuan mahasiswa akan berpartisipasi dalam unjuk rasa tersebut. Mereka berasal dari perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Murodi membenarkan rencana demo mahasiswa di Mabes Polri.

"Iya ada (rencana demo mahasiswa di Mabes Polri)," ujarnya kepada NTVNews.id, Jumat, 27 Februari 2026.

Ribuan polisi akan dikerahkan guna melakukan pengamanan unjuk rasa mahasiswa.

"Total 3.093 personel kepolisian diterjunkan," ucapnya.

Ribuan polisi ini terdiri dari personel Polda Metro Jaya, masing-masing satuan kerja, hingga termasuk Satuan Brimob Polda Metro, sebanyak 274 personel.

Polisi juga melakukan penyekatan. Penyekatan dilakukan aparat polres di lingkungan Polda Metro Jaya. Total 900 personel dikerahkan guna melakukan penyekatan.

Di samping itu, 5 satuan setingkat kompi (SSK) atau 500 personel Brimob, disiagakan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, guna mengantisipasi aksi unjuk rasa ini.

Sebelumnya, ribuan mahasiswa diperkirakan turun ke jalan berunjuk rasa di depan Gedung Mabes Polri pada Jumat, 27 Februari 2026. Ini buntut tewasnya siswa MTs di Maluku Tenggara, Arianto Tawakal, di tangan oknum Brimob yang kini telah dipecat, Bripda Mesias Siahaya.

Mereka menuntut Mesias dihukum berat. Selain itu, mahasiswa juga menuntut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dicopot. Lalu, mereka meminta polisi aktif ditarik dari jabatan sipil, hingga meminta dilakukan reformasi kultural Polri.

Sejumlah mahasiswa yang berunjuk rasa berasal dari Universitas Indonesia (UI), Universitas Negeri Jakarta hingga Universitas Nasional bersama para pelajar.

Untuk UI, aksi dipimpin oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI. Sementara UNJ, aksi juga melibatkan BEM, namun ada juga elemen lainnya. Sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang tadinya juga hendak turun aksi, dikabarkan batal. 

x|close