A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Anak Grebek Ibu Selingkuh dengan Brondong di Kamar Kos, Video Langsung Viral - Ntvnews.id

Anak Grebek Ibu Selingkuh dengan Brondong di Kamar Kos, Video Langsung Viral

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Feb 2026, 11:32
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Ibu Selingkuh dengan Brondong di Kos Ibu Selingkuh dengan Brondong di Kos (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah video penggerebekan antara seorang anak dan ibunya tengah menjadi pusat perhatian publik setelah beredar luas di media sosial. Rekaman itu memperlihatkan anak tersebut memergoki sang ibu, yang diperkirakan berusia sekitar 40 tahun, berada di kamar kos bersama seorang pria muda yang disebut sebagai brondong.

Suasana tegang muncul sejak detik pertama rekaman. Anak itu tampak berusaha membuka pintu kamar kos yang tertutup, hingga akhirnya berhasil dibuka. Saat pintu terbuka, sang ibu terlihat mengenakan celana berwarna pink, sementara percakapan panas dalam bahasa Sunda langsung terdengar.

Keterangan yang beredar menyebutkan bahwa sang anak menegaskan kejadian serupa bukan pertama kalinya. Ia menyampaikan bahwa dugaan perselingkuhan ibunya pernah terjadi sebelumnya, sehingga penggerebekan kali ini memunculkan emosi yang semakin besar.

Baca Juga: Pengemudi Ugal-ugalan di Jakpus Ngaku Bawa Mobil Kakak, Polisi Selidiki Temuan Aneh di Dalam Kendaraan

Suami sah sekaligus ayah dari perekam video disebut mengalami tekanan batin dan kesedihan mendalam setelah mengetahui kondisi yang terekam dalam video tersebut.

Video ini menjadi bahan diskusi warganet setelah salah satu akun di platform Instagram, yakni @gosiptetanggaid, turut mengunggahnya. Komentar dari berbagai kalangan pun berdatangan, termasuk banyak ungkapan simpati yang ditujukan kepada sang ayah.

Keterangan resmi mengenai kronologi lengkap maupun klarifikasi dari para pihak belum tersedia hingga kini.

Ajakan kepada publik untuk bersikap bijak kembali digaungkan, khususnya terkait penyebaran konten yang dapat melanggar privasi dan memperburuk kondisi pihak-pihak yang terlibat.

x|close