A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Geger Pria Bawa Kapak dan Pisau ke Masjid Saat Tarawih - Ntvnews.id

Geger Pria Bawa Kapak dan Pisau ke Masjid Saat Tarawih

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Feb 2026, 07:15
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Bendera Inggris terlihat dengan latar belakang Big Ben. ANTARA/Anadolu/py. Ilustrasi - Bendera Inggris terlihat dengan latar belakang Big Ben. ANTARA/Anadolu/py. (Antara)

Ntvnews.id, London - Seorang pria membawa kapak dan pisau ke sebuah masjid utama di Manchester, tepatnya di Upper Park Road, Victoria Park, Rusholme, ketika salat tarawih berlangsung. Aparat kepolisian Inggris segera mengamankan pria tersebut.

Dilansir dari BBC, Jumat, 27 Februari 2026, polisi mendatangi lokasi pada Selasa, 24 Februari 2026 sekitar pukul 20.40 waktu setempat setelah menerima laporan mengenai dua pria yang berperilaku mencurigakan.

Greater Manchester Police menyatakan seorang pria berusia sekitar 40 tahun telah ditahan atas dugaan membawa senjata berbahaya dan kepemilikan narkoba Kelas B. Sementara itu, petugas masih berupaya melacak satu pria lainnya.

Pihak kepolisian menyebut mereka berkoordinasi dengan detektif dari Unit Kontra Terorisme Wilayah Barat Laut, meski hingga kini belum menyimpulkan insiden tersebut sebagai tindakan terorisme. Sikap ini sempat dipertanyakan oleh perwakilan masjid.

Baca Juga: Rusia Tuduh Inggris dan Prancis Siapkan Senjata Nuklir untuk Ukraina

Manchester Central Mosque menyampaikan bahwa relawan masjid telah menegur seorang pria yang masuk saat salat Tarawih berlangsung sebelum akhirnya menghubungi polisi. Saat kejadian, terdapat sekitar 2.000 jamaah di dalam masjid.

Superintendent Simon Nasim memastikan tidak ada korban luka maupun ancaman yang dilontarkan.

"Pria itu dilaporkan mengaku berada di masjid untuk mengerjakan pekerjaan di gedung tersebut, tetapi staf tidak mengetahui hal ini. Mereka bertindak berdasarkan kecurigaan mereka dan menghubungi polisi," ujar Asisten Kepala Kepolisian John Webster.

Webster menegaskan bahwa tidak ada serangan maupun ancaman yang dilakukan oleh pria tersebut. Namun demikian, ia mengakui adanya kekhawatiran atas perilaku dua pria yang dianggap mencurigakan.

Ilustrasi Masjid yang Diterangi bulan Pada Malam Hari <b>(Pixabay)</b> Ilustrasi Masjid yang Diterangi bulan Pada Malam Hari (Pixabay)

"Tidak ada indikasi bahwa dia membuat ancaman atau berkonfrontasi dengan anggota jemaah. Namun, kami memahami kekhawatiran yang ditimbulkan oleh perilaku mencurigakan dan mengkhawatirkan ini," katanya.

"Saat ini, belum jelas apa keadaan atau niat, jika ada, di balik insiden ini," lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa penyelidikan masih berlangsung melalui pemeriksaan rekaman CCTV di sekitar lokasi.

Baca Juga: Viral, Penerima LPDP Dihujat Netizen Usai Pamer Anak Resmi Jadi WN Inggris

"Kami sedang meninjau semua rekaman CCTV dan video yang dikenakan di tubuh untuk mengidentifikasi pria kedua, seorang pria kulit hitam, yang dilaporkan bertindak mencurigakan di masjid pada waktu yang sama," jelasnya.

Menurut deskripsi polisi, pria kedua tersebut diperkirakan berusia akhir 40-an, bertubuh atletis dan tegap, mengenakan hoodie abu-abu serta jaket biru tua dengan tudung terpasang, celana training biru, dan sepatu kets putih.

"Jika ada yang memiliki informasi tentang pria ini, jangan ragu untuk menghubungi polisi." tambahnya.

x|close