Terungkap Penyebab Mahasiswa UIN Suska Bacok Mahasiswi hingga Darah Berceceran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Feb 2026, 15:33
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Mahasiswa UIN Bandung Bacok Mahasiswi di Kampus Mahasiswa UIN Bandung Bacok Mahasiswi di Kampus (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Alasan di balik serangan brutal terhadap mahasiswi UIN Sultan Syarif Kasim Riau akhirnya terungkap. Mahasiswi bernama Farradhila Ayu Pramesti (23) menjadi korban pembacokan di lingkungan kampus pada Kamis pagi, 26 Februari 2026. Insiden mengejutkan itu terjadi di Kota Pekanbaru dan langsung memicu kegemparan di antara mahasiswa maupun pihak kampus.

Kapolsek setempat mengungkapkan bahwa pelaku datang dengan niat yang sudah terbentuk sejak berangkat dari Bangkinang. Pelaku disebutkan membawa parang dan kampak dengan tujuan ingin membunuh korban karena sudah memiliki pacar yang lain.

Korban, yang berasal dari Kecamatan Bintan Timur di Kepulauan Riau, diserang menggunakan kampak hingga mengalami luka serius pada tangan kiri dan kepala.

Baca Juga: Kisah Nur dan Kejutan MBG untuk Ayah di Sigi: Cemas yang Berujung Tangis Haru

Pelaku diketahui bernama Rehan Mujafar (21), mahasiswa semester VIII Jurusan Ilmu Hukum di Fakultas Syariah dan Hukum. Ia merupakan warga Bangkinang, Kabupaten Kampar, dan saat ini telah diamankan di Mapolsek Bina Widya.

Menurut pihak kepolisian, motif tindakan sadis tersebut berkaitan erat dengan persoalan asmara. Pelaku disebut menyimpan sakit hati karena korban berencana mengakhiri hubungan mereka.

Pelaku tiba di kampus dengan tujuan langsung menuju lantai dua gedung Fakultas Syariah dan Hukum. Di sana, korban sedang duduk sendirian di ruang ujian akhir. Pelaku sempat meluapkan rasa sakit hatinya sebelum akhirnya menyerang korban menggunakan kampak.

Baca Juga: Direksi Nusantara TV Silahturahmi ke Kementerian Agama, Satukan Visi Jalin Kolaborasi Bersama.

Korban berusaha kabur dengan kondisi bersimbah darah, namun pelaku mengejarnya ke luar ruangan. Situasi baru mereda ketika sejumlah mahasiswa berteriak meminta pelaku menghentikan tindakan kekerasan tersebut.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 07.30 WIB itu terekam dalam video yang beredar, memperlihatkan kondisi korban dengan luka parah di kepala. Pihak keamanan kampus segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke rumah sakit.

Sementara itu, pelaku berhasil diamankan oleh petugas keamanan sebelum diserahkan ke Polsek Bina Widya. Polisi juga menyita barang bukti berupa satu bilah kampak dan satu bilah parang yang dibawa pelaku sejak dari Bangkinang.

x|close