Ntvnews.id
Data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Keuangan menunjukkan pertumbuhan ekonomi pada triwulan I-2022 sebesar 5,02 persen, meningkat menjadi 5,04 persen pada 2023 dan 5,11 persen pada 2024, sebelum melambat ke 4,87 persen pada 2025.
Dengan berbagai stimulus yang telah disiapkan sejak awal tahun, pemerintah optimistis kinerja ekonomi kembali menguat pada 2026.
Untuk mencapai target tersebut, pemerintah menggulirkan sejumlah langkah strategis.
Baca Juga: BPS Mulai Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 Untuk Lebih dari 42 Juta Usaha
Di antaranya mempercepat perluasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan anggaran Rp62 triliun, membayarkan tunjangan hari raya (THR) bagi ASN/TNI/Polri senilai Rp55 triliun, serta menjalankan program penanganan bencana di Sumatera dengan alokasi Rp6 triliun.
Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan sebesar Rp14,09 triliun dan memberikan diskon transportasi senilai Rp920 miliar guna menjaga daya beli masyarakat.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan berbagai kebijakan tersebut merupakan langkah konkret untuk memastikan aktivitas ekonomi tetap terjaga, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan fiskal. Stimulus yang diberikan diharapkan mampu menjaga konsumsi rumah tangga sebagai penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus mendorong geliat sektor usaha.
Baca Juga: Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Pemerintah Siapkan Stimulus Diskon Transportasi Rp911 Miliar
Dari sisi manfaat, peningkatan pertumbuhan ekonomi diharapkan berdampak langsung pada kenaikan daya beli masyarakat dan penerimaan negara.
Pada Januari 2026, penerimaan pajak tercatat mencapai Rp116,2 triliun atau 4,9 persen dari target APBN 2026.
Selain itu, aktivitas industri juga menunjukkan tren positif dengan 1.236 perusahaan mulai berproduksi pada 2026 dan menyerap 218.892 tenaga kerja.
Pemerintah juga memastikan stabilitas harga serta pasokan pangan tetap terkendali guna mendukung kesinambungan pertumbuhan.
Berikut Infografiknya:
Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi menembus 5,5 persen pada triwulan I-2026. Berbagai stimulus fiskal disiapkan sejak awal tahun untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendorong aktivitas ekonomi. (Antara)
Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi menembus 5,5 persen pada triwulan I-2026. Berbagai stimulus fiskal disiapkan sejak awal tahun untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendorong aktivitas ekonomi. (Antara)